Syukuri Dulu Baru Minta, Pasti Maknyus – Bagian 1 (termasuk untuk Anda yang sedang sakit atau terlilit hutang)

Bersyukur - iphincow.wordpress.com

Beberapa hari yang lalu, sewaktu pulang dari masjid saya menemukan sebuah selebaran dari wisata hati semarang. Waktu itu belum saya baca secara keseluruhan, hanya sekilas saja. Pagi ini tiba-tiba rasanya ingin kembali membaca selebaran tersebut, dan ternyata isinya sangat inspiratif sekali. Oleh sebab itu saya memutuskan untuk menulis ulang artikel tersebut dan membagikannya kepada sahabat sinyalbisnis sekalian, dengan harapan ada manfaat yang bisa dipetik dari ilmu yang telah diikat ini. Amin

Dikisahkan: Seorang ayah baru saja menerima gajian. Ia merencanakan untuk membelikan sesuatu untuk anak-anaknya. Tapi ia pikir mungkin nanti dulu, besok pagi saja hari minggu, libur. Masih degan rasa gembiranya yang meluap, ia pulang sore itu membawa oleh-oleh untuk anak-anaknya. Ia sudah mulai senyam-senyum sendiri membayangkan betapa tiga anaknya akan riang gembira berebut oleh-oleh dari dirinya.

Begitu sampai di rumah. Betul, tiga anak beserta ibunya langsung berebut tas plastik yang di bawa sang ayah. Begitu mereka membuka isi tas plastik: “Aduuuhhh, Cuma martabak, bosen yah. Kayak gak ada jajan aja yah. Makan ayah aja sendiri. Kalau ini si beli di depan ada”. Ucap mereka bersautan.

Bagaimana perasaan Anda jika Anda menjadi seorang ayah itu? Dongkol? Sebagian dari kita mungkin akan memarahi anak-anak, menegur atau hanya sedikit kecewa pastilah ada di dalam hati kita bukan? Sementara sebenarnya keperluan yang lebih penting masih banyak. Keesokan harinya jadikah Anda membelikan sesuatu untuk mereka? Mereka meminta tapi belum berterima kasih terhadap yang ada dulu, sekali lagi jadikah Anda membelikan sesuatu untuk mereka esok hari? Pasti pikir ulang lagi. Males ah ….

Ilustrasi di atas menggambarkan kebanyakan dari diri kita. Sering sebenarnya Allah mengkaruniakan kepada kita sesuatu. Tapi belum kita berterima kasih, kita malah sudah mengharap yang lain yang lebih. Alih-alih terimakasih, menggerutu dengan keadaan sekarang yang ada.

Baik sekarang, bedakan dengan ilustrasi yang ini: Seorang ayah pulang membawa jajanan untuk anak-anaknya. Begitu sampai di rumah, anak-anak langsung mengkerubungi jajan itu. Dan dengan lahapnya mereka menikmati sembari sesekali terucap dari mulut-mulut kecil mereka: “Ayah martabaknya enak. Ini yang dari tadi saya tunggu-tunggu yah. Terimakasih yah. Adik sayang Ayah. Ayah, yang jual martabak selain jualan martabak, jualan apalagi yah?

Bagaimana perasaan Anda jika jadi Ayah nomor dua ini? Anda pasti akan memandangi mereka, satu persatu saat makan. Menggendong si kecil di pangkuan Anda. Dan tentu Anda akan berkata selain jualan martabak, juga jualan kue bandung. Besok pasti ayah belikan. Anda akan mencium mereka dengan mesra. Alhamdulillah …. Bersambung 🙂

Siapa Lagi yang Ingin Mendapatkan Uang Jutaan Rupiah Setiap Bulan dari Internet Secara Cepat dengan Cara Sederhana dan Tetap Menghasilkan Walau Website Jarang Diurus Lagi?

Download Gratis PDF "TOKO ONLINE FORMULA"

1 Jam Punya Toko Online Siap Terima Orderan Dari Customer Anda
Strategi ini TELAH TERBUKTI BERHASIL mampu mendatangkan income PULUHAN JUTA Rupiah dari internet pada bisnis kami sendiri, serta menjadi ASET ONLINE JANGKA PANJANG.


Masukkan Nama dan Email Terbaik Anda untuk download GRATIS sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *